Kematian...!!!

09 August 2009
Saya jadi dibingungkan sama pernyataan yang mirip pertanyaan yang pernah diucapkan oleh seseorang di fesbok...
Statusnya tentang ngobrolin kematian, dan yang berhubungan dengan itu. Komen-komen yang berkembang juga beragam, ada yang serius, ada yang lucu (menertawakan kematian) ada yang religius, ada yang filosofis ada juga yang melenceng dari statusnya itu... heheh..


Entahlah, tapi status di fesbok itu membuat saya berpikir, disaat kita hidup, haruskah kita meluangkan (menghabiskan) waktu untuk membahas yang namanya kematian?.. Kenapa tidak menghabiskan waktu hidup ini untuk mempersiapkan kematian kita?. Melakukan kebaikan apapun di setiap kesempatan, melakukan sesuatu untuk kebaikan orang lain, melakukan sesuatu untuk senyum atau kebahagiaan orang lain.... Well..... kita adalah manusia yang bebas melakukan apa yang ingin kita lakuakan. (Pada saat merasa seperti ini, sering kali kita melupakan yang Maha Kuasa, melupakan akhir dari sebuah hidup...)


Hmmm....
Saya pernah dengar sebuah cerita, entah itu benar-entah itu gak benar. Ada seorang wanita yang begitu kerasnya meniti kariernya, pinter, jenius, dan dimata kebanyakan orang dia sudah bahagia. Iya bahagia dimata orang. Diumurnya yang masih muda dia sudah harus menuju keliang kubur. Meninggal. Bunuh diri. Dan yang tertulis di surat wasiatnya, "SAya sudah mendapatkan semua hal yang saya inginkan di dunia ini, dan ada satu hal yang belum saya dapatkan, yang membuat saya penasaran, yaitu kematian. Jadi saya akan mati dan akan kembali dari kematian itu untuk menceritakan kepada anda bagaimana kematian itu...."...

Gak disangka kan?
Orang yang begitu cerdas, baik, pinter, berpendidikan dan lain sebagainya, ternyata tidak tau kalo setelah mati ia tak akan hidup kembali di dunia ini.... Ia tidak tahu, kalo setelah menghembuskan nafas terakhirnya di bumi ini, tempat berikutnya buat dia bukan lagi di bumi ini....


Hmmm.....
Habis baca tulisannya si raditya dika disini . Iya betul juga, ketika semua terasa indah, semua terasa damai, menyenangkan kita lupa akan sesuatu yang namanya kematian, lupa kalo kematian bisa datang saja, lupa kalo kematian bisa datang dengan cara apa saja.....


Jadi bagaimana? Mari kita hidup dengan melakukan kebaikan semampu kita. Mae west pernah mengatakan sebuah quote, Hidup itu memang sekali, tapi kalo kamu melakukannya dengan benar, sekali saja sudah cukup..!" Yeah, once is enough, just do it right...!!!

DAn saya juga jadi inget di
postingan saya
ini, hidup itu cuman sebentar namun bisa bermakna. Hidup dengan damai, berbuat kedamaian, mendamaiakn dunia, then die or rest in peace...!!!

13 comments:

Fanny Fauzan said...

ihh..serem banget nii ngomongin kematian..

salam kenal

Bandit Pangaratto said...

Fanny: hooo... kematian itu tidak seram Kawan....!.. salam kenal juga...

mira said...

wahwah.. orang-orang pada ngomongi kematian nih. di paviliun nye ferdi juga lagi membahas itu. dan menurut ku kita ga perlu datang mencari kematian (spt dengan cara bunuh diri) karena kematian tersebut yang akan mencari kita dan kita tidak akan pernah bisa lari dari ny. iihh merinding ngomongin mati. Xp

mira said...

oiya, judul header ny lucu, hidup itu perantauan. kalo ak bilangny sih hidup itu numpang. nyicip doang hihih..

Bandit Pangaratto said...

Mira]: ahahaha... kematian itu bukan hal yg membuat takut, membuat merinding. Siang itu berharga krn ada malam, menang itu berharga karena ada kalah, dan hidup itu berharga karena kematian, dan kematian tak akan berharga tanpa hidup yg benar.... hehehehehe

Bandit Pangaratto said...

Mira]: judulnya?...

.hidup itu buat saya emang perantauan..... (kamu blg gtu krn meenghubungkannya dgn psotingannya ya... heheh)

begini: saya ini manusia berumur 23 tahun belum sampe, dan sudah menghabiskan hidupnya untuk merantau 9taun, 1bulan dan 12 hari.... :D

HumorBendol said...

Hehe...serem juga kalo tuh wanita menceritakan kematiannya...
Hantu dong?
Bendol jalanin aja hidup "sebaek" mungkin...
:)
Sip postingannya bro....

Bandit Pangaratto said...

humorbendol]: yah... ya bukan wanitanya yg menceritakannya Kawan, macam mana pulaklah itu, awakpun jadi takutlah... hahahah

Sang Cerpenis bercerita said...

wah, bunuh diri utk merasakan kematian? ada2 aja deh

Henny Y.Caprestya said...

baru sekali ini henny melihat ada yang posting tentang kematian
:)

Bandit Pangaratto said...

SAng cerpenis: hehehe, makanya halangin orang yg berniat bunuh diri, jgn ijinkan mereka bernuat bunuh diri... heheheh


henny]: haha.. udah bnyk kok yg posting beginian.. :D

Bangsawan kere said...

Apa klian pernah sadar bahwa mati itu tidak segampang yang kalian duga,mati itu sakit perih bagaikan dihunus 700 pedang,mungkin kalo kalian tahu bahwah mati itu sakit mungkin kalian akan bertobat mulai sekarang dan tidak menyia nyiakan hiduh kalian ,apa kalian pernah merasa kalo kulit kalian dikelupas dalam keadaan hidup sma dengan hal nya nyawa kita yang diambil nanti oleh malaikat begitu sakit,hata.kedudukan,wanita,anak,danketenaran semua hilang begitu saja tanpa kita duga pencapaian yang kita kerjakan di dunia hilang hanya dengan kematian ,aku harap kalian saudaraku mari kita berbuat baik agar hidup kita dibumi menjadi orang yang bisa mambahagiakan orang lain agar kita kelak bisa memetik kebahagiaan agama apapun ayo kita bersatu untuk mencapai kebahagiaa dunia maupun akhirat assalamualaikum saudara sesama adam

Bandit Pangaratto™ said...

Nice komen bangsawan... thankyuu...