Kelas 1 SMP, saya di panggil Batak..!!

26 August 2009



Dan setelah sampai di Surabaya, tak berapa lama, saya dengan seorang keluarga yang saya panggil dengan sebutan Amangtua (Pak Dhe) berangkat mencari sekolah. SMP. Masih dalah tahap adaptasi dengan keramaian dan kebisingan Surabaya. Gimana tidak, dulu dikampung, jika (hanya jika) saya menghabiskan waktu sepanjang hari di depan rumah menghitung jumlah mobil yang lewat, kayaknya gak sampai deh jumlah jari-jari tangan dan kaki saya...! (asumsikan satu jari saya untuk satu kendaraan) Nah di Surabaya, jika saya menghabiskan waktu untuk menghitung berapa jumlah kenderaan yang lewat di depan rumah, tentu saya sudah mendapat gelar pertama saya di Surabaya. Orang Gila. lol. Daripada saya gila, mending nyari sekolahan, iya tak?


  • Pilihan pertama: SMP N 9 Surabaya. Jarak dari rumah, hooo..... rasanya lama sekali sampainya. Saya udah mulai ogah. Padahal nyatanya kalo sepeda pancalan, sekitar 7 menit udah sampai. Dan buat saya itu jauh. rolleyes. Anda jadi tau betapa malasnya saya...! Bukan, bukan begitu, saya takut nanti ada yang menculik saya ditengah jalan. twisted. Dan akhirnya pilihan inipun gak jadi. Nilai saya (NEM kali ya, kurang 0.29 poin dari batas bawah penerimaannya). Dan saya gak punya surat pindah. Syukurlah.... pfff
  • Pilihan kedua. Salah satu SMP swasta yang jaraknya 7 menit dari rumah dengan berjalan kaki. (Percayalah ini cuma kira-kira).. lol. Dan ternyata pendaftarannya udah mau tutup. clapclap. Apa Pak? Tutup...?!. Eh bukan, hari itu hari terakhir pendaftaran. Dan ada satu lagi persyaratan yang belum saya lengkapi. Dan setelah bernegoisasi dengan panitia pendaftarannya, akhirnya saya masih bisa mendaftar besok. Dan besoknya saya mendaftar. Pas ngukur bajunya, saya kebagian baju seragam yang kebesaran, dan celana seragam yang kekecilan. Celana yang berhasil memamerkan keseksian paha petani saya. Aih....
Dan inilah masa-masa dimana hal-hal berikut ini terjadi: kakashifull
  • Pada pelajaran pertama tentang bahasa daerah (baca; bahasa jawa), saya berhasil lolak lolok, saya inget bacaan yg dibaca gurunya (karena kami belum punya buku) tentang Gajah Mada. Setelah dibaca oleh gurunya, kami diberi pertanyaan, "Gajah Madha lair ing taun pira?". Saya yang tak tau apa yg di bilang Ibu gurunya melirik ke teman di kiri saya. Dan ibunya memelototi saya dan membentak saya dengan bahasa jawa fasihnya. Saya? "Sepunteni nggih Bu, kulo niki mboten wong Jowo, kulo mbten ngertos boso Jowo....!" Setidaknya seperti inilah yang saya bilang waktu itu (Dalam bahasa Indonesia tentunya). twisted. Dan entah kenapa kejadian ini membuat saya di "paksa" jadi Ketua Kelas. Iya, Ketua Kelas. What the.....
  • Cinta monyet. Dan sebagai seorang pria(ciehh) yang mulai memperlihatkan tonjolan jakunnya. Seorang wanita yang (cantik, baik, sopan sama mertua, rajin menabung, pintar memasak, ..... , ...... , ...... , ......., silahkan ditambahkan sendiri dan coret yang tidak perlu) berhasil memikat hati saya. Dan demi menarik perhatiannya, saya dengan teganya membuat sebuah persegi dari kertas kotak-kotak, dan menuliskan sesuatu yang saya rasa romantis dikertas itu. Kemudian mengguntingnya membuat sebuah Tangram. Dan saya masukkan dalam amplop. Nanti kalo saya serahkan kedia, dia akan merangkainya menjadi bujursangkar, dan jika dia cukup pintar, potongan kertas itu akan memperlihatkan gambar romantis kreasi saya. Termasuk tulisannya. Yang isinya... begitulah.... kiss. Wakssss.... Dan ternyata gak sempat saya berikan karena dia makan berduaan dengan dia. Aku patah hati... (Hehh, ini bukan kisah sedih berminggu-minggu). Dan kira-kira 2 bulan kemudian kami jadian. Cinta monyet. Aku cinta dia monyetnya, Jadi Cinta Monyet. Cinta sama monyet. Dan, hebatnya... bertahan hingga 1 minggu. victoire.Dan sekarang, tindakan yang dulu saya anggap Romantis itu berubah menjadi tindakan yang saya anggap Noraktis. nohappy
  • Dicintai Monyet. Dan, wajah lonjong saya ini ternyata berhasil juga membuat wanita (cieksss) naksir sama saya.... Ogah ah, malu nyeritainnya... redface
  • Tercebur ke Got. Nah jika anda mengenal Surabaya, anda pasti tau Got yang memanjang di sepanjang jalan Bronggalan itu. Gotnya berwarna hitam gagal. Iya hampir hitam. Banyak sampahya. Gak salah kalo banjir di musim hujan udah kejadian rutin. Waktu itu pelajaran Biologi, tugas kami adalah membuat percobaan perkecambahan. Saya, yang tak tau punya kacang ijo ato tidak di rumah, ikut kerumah teman saya demi kacang ijo itu. Bersepeda pancal. Edaaannnn, rumahnya masuk gang kecil-kecil dan berbulet-bulet (bukannya sombong gak mau masuk kecil, tapi pulangnya itu lho, pulangnya...!) pfff. Dan karena saya (yang tampan ini) takut kesasar dan diculik orang, saya pun kembali melalui jalan berangkatnya. (Sampai menemukan jalan yang saya kenal dan tau jalan pulang). Kejamnya dia tak mau mengantar saya.. Argghhhh..... Dan, setelah dengan kusutnya wajah saya, saya berhasil keluar dari gang-gang kecil. Dan harus menyeberangi jalan raya itu. Jalan yang banyak mobilnya berseliweran. Dan dengan "gagah goyangnya" saya menyeberang, dan bemo (angkot, lyn) O warna kuning itu dengan genitnya menyenggol setir (apa setang ya question). Goyanglah sepeda saya, saya yang kebingungan ikut bergoyang mengikuti irama sepeda saya. Dan.... di depan saya got itu. Got itu lho.... Saya berlumuran cairan kenikmatan itu, hoakssss, cairan got itu, sepeda saya juga. Gimana tidak, saya bersalto bersama sepeda saya ke Got itu. Free style... cool. Untung pas pulangnya gak ada orang rumah yang ngeliat. Dan saya langsung mencucui bajunya...
  • Sakit Typus, (apa tipes sihquestion). Dan karena iklan di tipi yang berhasil menghasut saya bahwa jadi laki-laki itu harus kuat, strong, minumlah... bla bla.. bla..... Dan karena terlalu banyak minum saya kena typus sodara. Sembilan hari di RS, cukup memberikan kenangan yang indah (cieee...) dengan perawat-perawat yang berhasil membuat saya ngakak-ngakak kegelian ketika si Mbak Perawat yang terhormat melap tubuh saya dengan kain lap hangat. Hoooo.... ngakak bo.... secara tak terbiasa di sentuh seperti itu... lol

Dan di tahun pertama perantauan saya itu, Surabaya sedikit banyak mengajarkan saya kalo saya punya teman-teman yang baik, gokil, bersahabat, penuh dukungan. Saya punya teman-teman yang tanpa di komando bakal dengan bersemangatnya memaksa saya jadi ketua kelas. Katanya kalo saya jadi ketua kelas, situasinya aman dan tenteram... entah apa yang saya lakukan....

Dan dari mereka saya belajar,
"Kamu tak perlu harus senakal saya untuk jadi teman saya...., cukup dengan memanggilku Kawan, then we will be friends forever...!"
Dan...
Untuk merayakan pertemanan kami...
Kami pergi berenang ke Water Park Kenjeran dari jam 8 pagi pulang jam 5 sore. Kulit saya di bagian punggung retak semua. Dan wajah saya terbakar hangus. Namun tetep manis... Hoakkkssss





21 comments:

luvie said...

ya ampuuuuun.. ternyata.. huahahahaha.. ngakak baca kisah cinta saat SMP!

♥ Neng Aia ♥ said...

wah, berwarna hidupnya :D

simahir said...

Amang tahe, Lae.
ai nasekkel ma blog dohot cerita ni Pangaranto on..
Mauliate ma tutu.
Sai anggiat ingot hamu tu bona ni pinasa.
Hu Pollow Ma hamu ate, Lae.

Violet said...

menculik di jalan? rugi nanti yang culik, secara porsi makannya super jumbo.
ndak papalah bajunya kebesaran, kan bisa tahan sampai beberapa tahun. hihihi..
serius nih,ngakak apa ngakak di lap apa sama susternya? hmmm...curiga nih aku. ^_*
bah, amango tahe, nga godang hian hata manis or ganteng on hu itung(itung bhs bataknya apa ya), narsis hian poang. ahahha..
lanjutkanlah.. dah, klo dilanjutkan bisa sampai ke tarutung nih panjang komenku.

ah sudah selesai baca n komeng aku dari postingan Cerita yang ini"sebelum saya berangkat ke Surabaya..!!!". Maaf baru bisa mampir sekarang. ^_^

lleufer said...

kalo diculik penculiknya jg bingung ntar nyari mi gomak buat makanmu ron
hihihih

Bandit Pangaratto said...

Luvie: hehehehe..... katanya itu masa-masa yang indah Kawan... :D

Neng aia: :D, hidup itu warna kawan...

Lae simahir: hahaha, sai huingot do sude bona ni pinasa, bona ni pisang, tarlumobi bona pasogit... heheh, mauliate, nga hu pollow balik... :D

Violet: hehehehhehe, makasih dah mampir dan komen(g)... narsis? demi mempertahankan hidup itu... hahahah

Bang Lleufer: bah, kalo gak ketemu mie gomak, dia kumakan... hahahahahha

ROSMANA APOLLA PUTERA said...

jadi ingat masa SMP dulu... hehehe

neng rara said...

assalamualaikum,
mampir ni mas, dikunjungan perdana. mhn maaf ga bisa komen banyak dulu. salam kenal mas
wassalam

mantan copet said...

Salam kenal sahabat...
Maaf... saya datang hanya untuk meminta dukungan.

Memang saya ini hanya mantan manusia bejat, tapi sumpah, saya sudah benar-benar insyaf, karena saya punya satu keyakinan bahwa saya pasti bisa berubah menjadi orang yg lebih baik.
Nothing Impossible, ndak ada yg ndak mungkin. Maka dari itulah kali ini saya akan berbagi sedikit kisah hidup saya selama masa transisi itu, dan melalui komentar ini, saya mohon berikanlah satu komentar saja untuk postingan saya, Mantan Copet Itu Akhirnya Jadi Seorang Pengusaha.

"Satu komentar Anda adalah seribu keping emas buat saya."

Trimakasih Sahabatku.

Bandit Pangaratto said...

Rosmana Apolla Putra: ^^, masa SMP (masa Sudah Memiliki Pacar) hahahaah

Neng rara: Sipp lah.. salam... ditunggu kunjungan dan komen selanjutnya... hahahahha

mantan copet: sip.... nanti bayar pake keping emasnya ya... hahahah... pissss

Gogo Caroselle said...

hahaha,
bandit nostalgia ya?
emang masa puber itu masa paling hore de... hihi

Bandit Pangaratto said...

Gogo Caroselle: hahahah.... nostalgia sih nggak... hanya saja cuman kisah masa lalu cerita yang saya punya... (sebelum menceritakan keoon-oonanku yg lainnya)... hahahha

genial said...

hallo kawan...

genial said...

lohh katanya cukup dengan mengucapkan 'kawan'... maka kita akan selamanya berkawan?!?!?

jonli rahmad koto said...

kawan...itu tanda kita berteman makanya ku panggil kawan...he he..
hidup itu memang harus merantau kawan..itu pencarian jati diri...

Bandit Pangaratto said...

Genial: hehehe... halo juga Kawan...!! :D, iya iya, mari berkawan...

Jonli rahmad koto: Iya Kawan, terimakasih. Iya, makanya saya merantau... hehehe

eskopidantipi said...

kecil kecil udah pacaran....hahahah

Bandit Pangaratto said...

eskopidantipi: hhehehehe..... daripada kecil" udah bikin anak, mending pacar-pacaran... hahahahaahha

formulabisnis2121 said...

kecil2 dah pacaran ?? sama dunk. tq.

morishige said...

waduh.. masih inget aja bro.. :D

Bandit Pangaratto said...

formulabisnis2121: hehehe.

morishige: iyalah... kan perjalanan hidup itu.. kenangan dengan teman" yg tak bisa dilupakan... :D