Merantau

11 August 2009
Ini jelas bukan tentang film Merantau yang baru-baru ini di tayangkan...!!
Tapi, repost dari Note yang pernah saya buat di fesbok saya.. :D

26 Juni 2000...
Gelapnya dan dinginnya pagi-pagi buta memberangkatkan saya menuju pelabuhan Sibolga.. Mobil BSS sekelas travel, mendapat kehormatan menjadi pengantar saya waktu itu.... :)


Banyak hal yang saya lewatkan tentang kampung saya selama merantau.. dan itu mengajarkan saya, bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang terbaik, kita harus rela melepaskan sesuatu... dan jika mau mendapat sesuatu yang baru, kadang-kadang kita harus merelakan yang lama...


Sembilan tahun merantau....
-------------------------------------------------------------------------------

Dulu di masa kecil saya, masa dimana saya sering menyanyikan lagu:
  1. Orang Pinggiran, O ya e yo... -nya Iwan Fals...
  2. Takdir memang kejam, tak mengenal perasaan... :D entah siapa yang nyanyi, yang jelas wanita...
  3. Apa yang dicari orang, Uang, Uang Uang... siapa yang nyanyi? :D
  4. ...Percuma saja berlayar, kalao kau takut gelombang, percuma saja bercinta kalao kau takut sengsara
  5. Tanpa undangan, diriku kau lupakan, :D "Tenda Biru" Desi Ratnasari, sumpah waktu itu dia cantik sekali... :D
  6. Masih banyaklah...



Dulu juga, masa kecil saya habis untuk:
  1. Sekolah, Gak disangka, saya rajin kalilah, sampe-sampe, di suatu sore hari minggu, saya pikir itu hari senin pagi, saya sudah cuci muka (mandi kan jarang, dingin.. :D), dah berseragam, dan waktu mau make sepatu, saya diingatkan dengan lembut oleh kakak saya kalo hari itu masih hari minggu... Diingatkan dengan lembut dengan tawa menyeringai itu... :D
  2. Kesawah.. Hahaha... (KADANG-KADANG) senang sekali rasanya meluluri kaki ini dengan lumpur sawah.. gak lucu jadinya kalo saya berkulit itam... ireng... dan berbau lumpur :D
  3. Ke kebun: memetik kopi, memupuknya, mencuri jeruk Oppung dan memakannya (sembunyi-sembunyi) di bawah pohon kopi, mencuri Alpukat, mencuri jambu, berburu burung panca warna bersama sepupu, dan kenakalan-kenakalan masa kecil lainnya... :D
  4. Ke hutan, mencari kayu bakar, membawanya ke rumah dengan cara menaikkannya diatas kepala. Jadi tak salah kalo saya bertubuh pendek.. :D
  5. Bermain-main dengan anak-anak sebaya, bermain bola, berantem, nangis, main kelereng, main kasti, saya masih ingat kalo anda pintar bermain kasti, itu bisa menarik perhatian lawan jenis... :D, dan permainan lainnya... senangnyaaaa....!!!

Saya menyukainya, dan perantauan membuat saya merindukan masa-masa seperti itu... Heran...!!
------------------------------------------------------------------


Huppfff.... Today, 26 Juni 2009, (hari Note ini dibuat) adalah hari genapnya 9 tahun saya meninggalkan kampung halaman saya, Matiti, Doloksanggul, Sumatera Utara...

Here I am...
Di Maumere, negeri yang tak pernah kubayangkan, negeri yang tak pernah terucap oleh mulutku, bahkan disaat saya di suruh menyebutkan (menyerukan kali ya?) seluruh Provinsi di Indonesia (waktu itu 27) komplit ibukotanya...
Paling yang terucap hanya: "Nusa Tenggara Timur Ibukotanya Kupang", itu kalo tidak kebalik dengan Nusa Tenggara Barat yang ibukotanya Mataram... :D

______________

Di suatu sesi telpon-telponan dengan ibu saya, ketika saya sudah di Maumere...
....
Ibu: Nunga songon dia Ho sonari...? (Udah bagaimana sekarang?)
Au: Ahana mai? (Gimana Apanya..?)
Ibu: Rupamu, lapatanna, tong do birong ho? Tong do kariting...? (dengan senyumnya), (Rupamu, maksudnya ya kau itu tetap itam, tetap keriting??)
Au: Tambah gasteng Uma... ! (Tambah tampan Mak) (Meledaklah tawa si mama)... (Saya menyadari saat itu di kamar saya belum ada kaca, dan atau barang sejenisnya yang bisa di buat ngaca.. besoknya saya beli...) :D

....
Ibu: Nunga adong hallet-halletmu...? (Udah punya pacar belom...?)
Au: hehehe... Dang dope... (Blum ma..!!)
Ibu: Hahahah.. pargabus do ho...! (bohong kamu)
Au: Hihihihi....

....
Ibu: Nunga mangan ho..?
Au: (teringat kalo hari itu hari Jumat, habis onan di doloksanggul) Dang dope, dang adong arsik ikkan jahir..! (dengan manjanya) (Blum, gak ada ikan jahir arsik...)
Ibu: Ahahahahahahah

....
____________________



Dan disini aku..
Masih merantau..
Nikmat kali kawan..
Nikmat tak tertandingi...
Nikmat tak terkatakan...

Senang bukan bohongan
Bangga bukan tipuan..
Merantau itu enak...
Kecuali (bagian yang harus) menahan rindu akan kampung halaman...



:D


Sekalian saya tambahkan sebuah Foto...

Setidaknya kalo tak ke Maumere
saya tak bakal lihat ini..!! :D



onan = Suatu istilah yg dibeberapa didaerah medan dinamakan pajak. Jadi klo ditanya, mau kemana?, Mau ke pajak.. Itu artinya dia mau ke pasar, ke onan, bukan ke Kantor Pelayanan Pajak.. :D

4 comments:

Sang Cerpenis bercerita said...

setuju. Desy R memang cantik waktu itu. sekarang juga masih

Bandit Pangaratto said...

Sabg Cerpenis Bercerita: heheheh.... (googling wajah terbaru Desy R) kemudian mengupdatenya di memory otak, drive D (entertainment), folder "Artis cantik Zaman dulu" dan memindahkannya ke folder "Artis cantik zaman sekarang" hehehehe

simahir said...

Nunga adong hallet-hallet mu?
Pertanyaan paling Demokratis dari seorang ibu kepada anaknya.
hahaahaha..

Bandit Pangaratto said...

Lae simahir: heheheheh...

toho mai dabah... :D